Jumat, 15 Februari 2013

Keterkaitan Bk dan Guru Olahraga


 





                                                                                                                                                          


MAKALAH
KETERKAITAN GURU OLAHRAGA DALAM  LAYANAN
BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH





JURUSAN PENDIDIKAN JASMANI,KESEHATAN DAN REKREASI
FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG TAHUN 2012



KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT  yang telah melimpahkan nikmat dan hidayah-Nya kepada kita semua  dan khususnya kepada penyusun hingga dapat menyelesaikan makalah dengan judul “keterkaitan guru olahaga dalam layanan bimbingan dan konseling” ini.
Penyusun menyadari bahwa kesempurnaan hanyalah milik Allah semata, mungkin kesalahan penulisan dan kekeliruan mungkin terjadi dalam penyusunan makalah ini. Oleh karena itu, penulis berharap pembaca dapat menyampaikan kritik yang membangun dan saran untuk perbaikan makalah ini.
Selain itu, penyusun berharap makalah yang telah dibuat dapat bermanfaat sebagai sumber ilmu pengetahuan dan semoga dapat dijadikan sebagai referensi dalam menjawab pertanyaan mengenai persoalan peserta didik dalam belajar.

                                                                                                 Semarang, 30 Juni  2012

                                                                                    Penyusun








DAFTAR ISI

Halaman Judul………………………………………………………………....………………i
Kata Pengantar…………………………………………………………………....…………...ii
Daftar Isi…………………………………………………………………………...…………iii
BAB I. PENDAHULUAN
A.    LatarBelakang................................................................................................................1
      B.  Rumusan Masalah…………………………………………………………...…………2
      C.  Tujuan……………………………………………………………………………….....2
BAB II. IDENTIFIKASI SURVEY
A.    Latar belakang guru yang diwawancarai........................................................................3
B.     Proses pelaksanaan.........................................................................................................3
BAB III. PEMBAHASAN
      A. Fakta guru di lapangan……………………….....……………………………………...7
      B. Hasil survey..........................………………………………………….............………..7
BAB IV. PENUTUP
Simpulan…………………………………………………………………………....………...10

Daftar Pustaka…………………………………………………………….………………. ...11
Lampiran............................................................................................................................... ..12




BAB I
PENDAHULUAN

A.Latar Belakang
 Di sekolah, tugas dan tanggung jawab utama guru mata pelajaran (mapel) adalah melaksanakan kegiatan pembelajaran siswa. Kendati demikian, bukan berarti dia sama sekali lepas dengan kegiatan pelayanan bimbingan dan konseling. Peran dan konstribusi guru mapel tetap sangat diharapkan guna kepentingan efektivitas dan efisien pelayanan Bimbingan dan Konseling di sekolah. Dalam kedudukannya sebagai personil pelaksana proses pembelajaran di sekolah, guru mapel memiliki posisi yang stretegis, dibandingkan dengan guru pembimbing atau konselor, misalnya, guru mapel lebih sering berinteraksi dengan siswa secara langsung, sehingga dapat mengamati secara rutin perkembangan kepribadian siswa, kemajuan belajarnya, dan bukan tidak mungkin guru mapel akan langsung berhadapan dengan permasalahan siswa. Oleh karena itu guru mapel ditempatkan sebagai mitra utama konselor dalam memberikan pelayanan Bimbingan dan Konseling, begitu juga dengan guru wali kelas.
Guru selain sebagai  pendidik  yang berada di sekolah. Peran guru juga sangat penting bagi peserta didik dalam memperoleh ilmu yang bermanfaat bagi dirinya. Jejang pendidikan  dilakukan oleh siswa semenjak duduk di bangku taman kanak-kanak sampai dengan perguruan tinggi. Tanpa bantuan guru maka siswa tidak dapat menyerap ilmu yang ada. Sumber-sumber ilmu memang dapat dengan mudah kita jumpai misalnya dari buku, maupun media elektronik, namun peran guru dalam pendidikan sangat membantu peserta didik di lingkungan sekolah.
Guru bidang studi memberikan konstribusi yang besar dalam menyampaikan ilmu pada siswa. Disamping guru bidang studi, guru bimbingan konseling juga berpengaruh besar bagi sekolah. Guru bimbingan dan konseling memberikan pelayanan pada siswa mengenai tingkah laku siswa dan masalah-masalah apa saja yang dihadapi oleh siswa itu tersendiri.maka guru bimbingan dan konseling juga berperan dalam pembelajaran di sekolah.
Untuk itu, sebagai laporan akhir tugas matakuliah bimbingan dan konseling ini, maka Guru bidang studi olahraga adalah guru yang saya pilih dalam survey mata kuliah bimbingan dan konseling ini karena narasumber yang saya pilih ini dekat dengan lingkungan tempat tinggal saya, di samping jarak rumah dekat,hal ini juga menghemat pengeluaran saya dalam hal transportasi.
           Alasan lainya bahwa guru olahraga adalah merupakan guru yang dibilang cukup dekat dengan siswanya, oleh karena itu saya bisa lebih mudah dalam menggali informasi antara keterlibatannya guru yang bersangkutan berperan dalam pelayanan bimbingan konseling dan membantu tugas guru bimbingan dan konseling atau tidak .
B. Rumusan Masalah
Dari latar belakang di atas, maka dapat di rumuskan maksud dan tujuan dari laporan ini yaitu:
1.      Apakah guru bidang studi olahraga saling berkomunikasi dengan guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi masalah siswa?
2.      Seberapa besar guru olahraga saling berkomunikasi dengan guru bimbingan dan konseling?
3.      Bagaimana jika guru olahraga tidak saling berkomunikasi dengan guru bimbingan dan konseling?
4.      Kegiatan apa yang dilakukan guru olahraga dalam membantu kegiatan bimbingan dan konseling di sekolah?
C.Tujuan Penulisan
1.      Untuk memenuhi tugas mata kuliah bimbingan dan konseling.
2.      Mengetahui apa keuntungan yang didapat dari bimbingan dan konseling terkait dengan bidang studi olahraga















BAB II
IDENTIFIKASI SURVEY

A.Latar Bekakang Guru yang diwawancarai
             Nama                                      : Danang Eko Pranowo,S.Pd penjas
 Nomor Induk Pegawai           : 19870427  201001 1006
 Tempat dan  Tanggal lahir     : Bantul, 27 April 1987
 Jenis Kelamin                         : Laki-Laki
 Agama                                    : Islam
 Alamat                                    : Kebumen, Rw 3 Sukorejo, Kendal
 Anak ke                                  : I
 Pekerjaan                                : Guru Penjaskes
 Alamat Sekolah                      : Jl.Lingkar utara, Kebumen, Sukorejo , Kendal
 Riwayat                                   : 1. SD 1 MANTINGAN
                                                   2. SMP  N 2 SANDEN
                                                   3. SMA N 1 BANTUL, DIY
                                                   4. Universitas Negeri Yogyakarta

B. Proses Pelaksanaan
    Pengalaman kerjasama dengan guru BK

Pengalaman kerjasama antara guru bidang olahraga dengan guru bimbingan dan konseling sering berlangsung di sekolah setiap kali ada pemeriksaan kelas, seperti razia hp, sepatu yang tidak berwarna hitam. Biasanya di sekolah ibu ida sebulan sekali mengadakan itu, dan hal itu melibatkan guru bidang studi lainya seperti guru olahraga.
Kejadian yang membuat kami(antara guru olahraga dengan guru bimbingan konseling) sering menangani yaitu masalah siswa yang bertengkar atau berkelahi. Pak Danang biasanya sebagai mediator. Dalam kedudukannya yang strategis, yakni berhadapan langsung dengan siswa, guru dapat berperanan sebagai media antara siswa dengan guru pembimbing. Hal itu tampak misalnya pada saat seorang guru diminta untuk melakukan kegiatan identifikasi siswa yang memerlukan bimbingan dan pengalih tanganan siswa yang memerlukan bimbingan dan konseling kepada guru pembimbing.
Seorang guru dalam kinerjanya dapat berperanan sebagai informatornya, terutama berkaitan dengan tugasnya membantu guru pembimbing atau konselor dalam memasyarakatkan layanan bimbingan dan konseling kepada siswa pada umumnya. Melalui peranan ini guru dapat menginformasikan berbagai hal tentang layanan bimbingan dan konseling, tujuan, fungsi dan manfaatnya bagi siswa. Pak Danang juga biasanya menyampaikan informasi apabial pak Danang menjumpai anak yang sedang bertengkar dan menyampaikanya pada guru bimbingan dan konseling.
Pertengkaran atau perkelahian di SMA terjadi biasanya dikarenakan persaingan antar geng ataupun saling menindas antara senior dengan juniornya. Pengalaman yang pak Danang  alami saat bekerjasama di sekolah sangat membantu pak Danang dalam memahami siswanya. Hal ini juga menguntungkan guru bimbingan dan konseling karena berkat bantuan dari guru olahraga maka guru bimbingan dan konseling lebih mengetahui masalah pada siswanya.
 Pengalaman yang pak Danang alami dengan guru bk juga terjadi pada saat upacara hari senin yang kebanyakan siswanyaa berangkat lebih siang dari guru. Maka dari itu ibu Ida selaku salah satu guru yang bertanggung jawab pada siswa merasa ada tugas yang perlu dilakukan tidak Cuma guru bimbingan dan konseling saja. Dorongan rasa tanggung jawab guru diharapkan juga mampu mengembangkan sifat anak seperti tekun, sopan, riang, sportif, dan terpuji yaitu dengan cara membantu guru bimbingan dan konseling di sekolah dalam menghadapi siswa yang telat, supaya disiplin dalam sekolah.

 Bentuk kegiatan bersama guru bimbingan dan konseling

Bentuk kegiatan bersama yang dilakukan oleh guru olahraga dengan guru bimbingan dan konseling yaitu :
         Pemeriksaan kelas
         Banyak anak smp rata-rata 90% mempunyai hp yang berkamera, hal ini dapat disinyalir terdapat video yang tidak mendidik dan bermoral yang akan merusak siswa yang bersangkutan untuk itu, guru selaku orang tua di sekolah memantau anak didik agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan bagi diri siswa tersebut.
         Materi dan guru pelajaran
          Guru dapat berperanan sebagai fasilitator terutama ketiak dilangsungkan layanan pembelajaran baik itu yang bersifat prefentif ataupun kuratif. Dibandingkan guru pembimbing, guru lebih memahami tentang ketrampilan belajar yang perlu dikuasai siswa pada mata pelajaran yang diajarnya. Maka, pada saat siswa mengalami kesulitan belajar, guru dapat merancang program perbaikan dengan mempertimbangkan tingkat kesulitan yang dialami dan menyesuaikan dengan gaya belajar siswa. Sebaliknya, bagi siswa yang pandai guru dapat memprogramkan tindak lanjut berupa kegiatan pengayaan
Apabila ada siswa yang kesulitan materi pelajaran biasanya syering kepada guru bimbingan dan konseling memudian menyampaikanya pada guru bidang studi yang berkaiatan sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik.ada juga siswa yang kurang suka dengan cara mengajar salah satu guru ataupun guru tersebut jarang mengajar sehingga siswa merasa dirugikan maka guru bimbingan dan konseling dan guru bidang studi lainya akan membantu siswa menemukan jalan keluarnya ataupun melaporkan guru bidang studi tertentu kepada kepala sekolah untuk menegurnya.
Siswa yang membolos
            Guru dapat berperan sebagai pemberi motifasi siswa dalam memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling di sekolah, sekaligus memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh layanan konseling misalnya pada saat siswa seharusya mengikuti pelajaran di kelas, tanpa kerelaan guru dalam memberi kesempatan kepada siswa menerima layanan, layanan konseling perorangan akan sulit terlaksana mengingat terbatasnya jam khusus bimbingan pada sekolah-sekolah.
Masa-masa sekolah apabila tidak merasaka bagaimana rasanya membolos itu kurang berkesan. Pada awalnya apabila siswa yang melakukan membolos pada jam pelajaran di lakukan satu kali dan apabila sudah tau rasanya membolos maka siswa tersebut akan mengulanginya lagi. Hal ini lah yang sering ibu ida alami bersama guru bimbingan dan konseling dan guru lainya mereka sering mendapati siswa yang membolos pada jam pelajaran berlangsung. Biasanya sekolah di bantu guru bimbingan dan konseling dan guru bidang studi lainya mengadakan swiping pada jam pelajaran di tempat yang disinyalir terdapat siswa yang membolos.
Kekerasan  antar siswa di sekolah
Di SMA yang pak Danang mengajar bentuk kerjasamanya yaitu pada saat melerai siswa yang saling bertengkar. Hal ini terjadi dari hal yag paling ringan yaitu perebutan buku sampai perebutan cewek/cowok, senior dan junior.

Keperluan peran guru Olahraga  terhadap Bimbingan dan Konseling

            Keperluan peran guru terhadap bimbingan dan konseling yaitu berkaitan dengan bidang studi olahraga dengan bimbingan dan konseling terutama menitik beratkan pada saling memberi pengertian dengan jalan memberi arahan dan bimbingan bagi siswa yang ada hubungannya dengan materi pelajaran tersebut untuk memberikan makna yang positif bagi kesehatan fisik maupun rohani yang ada pada diri masing-masing siswa
           Keperluan lainya yang berkaitan dengan bidang studi olahraga yaitu bahwa guru olahraga akan lebih mengenal siapa-siapa saja yang perlu mendapat perhatian khusus sehingga dalam pelajaran olahraga tersebut tidak menggangu jalanya kegiatan belajar mengajar. Jadi antara guru olahraga dengan siswa tidak ada yang dirugikan.
































BAB III
PEMBAHASAN

      A.   FAKTA GURU DI LAPANGAN

Fakta guru bidang studi olahraga di lapangan yaitu guru bidang studi olahraga(pak Danang) berperan dalam membantu guru bimbingan dan konseling apabila membutuhkan sumbangsih tenaga, informasi maupun membantu siswa dalam layanan bimbingan dan konseling di sekolahnya. Kita tahu guru olahraga hanya mengajar dari jam 7-10, maka dari itu pak Danang juga merangkap sebagai wakil dari kesiswaan.   Hal ini juga diperkuat dengan tanggapan dari beberapa siswanya yang menyatakan bahwa guru tersebut membantu pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolahnya.

      B.   HASIL SURVEY
Hasil survey yang di dapat dari wawancara guru bidang studi olahraga dengan bimbingan dan konseling maka diperoleh hasil bahwa:
       Guru bidang studi olahraga mengetahui mengenai bimbingan dan konseling.
 Guru bidang studi olahraga saling berkomunikasi dengan bimbingan dan konseling. Bidang studi olahraga biasanya guru yang bersangkutan lebih mengetahui ketrampilan belajar yang perlu dikuasai siswa dan biasanya siswa yang kurang menyukai guru dalam mengajarkan sebuah materi kurang bisa maka terkadang siswa melakukan konsultasi pada guru bimbingan dan konseling(curhat).
         Guru  bidang studi olahraga mendukung pelajaran bimbingan dan konseling. Namun tidak bisa menyebutkan seberapa persen, Yang jelas kita di posisi yang satu tekad yaitu mendidik siswa untuk mencerdaskan anak bangsa sebagai generasi penerus di masa yang akan datang.
         Apabila guru bidang studi olahraga tidak saling berkaitan dengan bimbingan dan konseling. maka akan berakibat tidak baik karena mungkin siswa bisa melakukan hal-hal yang negatif yang bisa merugikan dirinya.seperti merokok, bertengkar atau berkelahi.
         Bentuk hubungan guru bidang studi dengan bimbingan dan konseling. seperti bersama sama menangani kasus anak-anak yang bermasalah di sekolah seperti membawa hp, berpakaian yang kurang sopan, sepatu yang warnanya tidak hitam, merokok, terlambat, membolos, tawuran, perkelahian, pokoknya banyak kalau mengenai siswa jaman sekarang.
          Kegiatan yang sering dilakukan guru bidang studi olahraga dengan bimbingan dan konseling. Seperti pemeriksaan kelas, membolos, perkelahian dll.
        Keuntungan yang didapat dari bimbingan dan konseling terkait dengan bidang studi olahraga yaitu arahan kepada anak didik di sekolah.

Dari survey yang ada di atas maka dapat kita jabarkan bahwa:
1. Guru bidang studi olahraga Mengetahui apa yang dimaksud bimbingan dan konseling karena dari jawaban yang dilontarkan dari pak Danang (guru bidang studi olahraga) yang saya wawancarai bahwa guru tersebut menjelaskan tentang bimbingan dan konseling  merupakan wadah dimana peserta didik yang mengalami masalah baik di sekolah, lingkungan bermain maupun di lingkungan keluarga. Berarti bimbingan konseling tersebut membantu siswa dalam kehidupan sehari-hari dan bagaimana memecahkan masalah yang ada pada siswa tersebut sehingga dapat menemukan solusi yang dapat diambil dari masalah itu.
2.  Guru yang bersangkutan (guru bidang studi olahraga) saling berkaitan atau berhubungan dengan bimbingan dan konseling di sekolah karena dalm wawancara yang diajukan bahwa guru bidang studi olahraga sangat berkaitan dengan bimbingan konseling di sekolah karena bidang studi olahraga biasanya guru yang bersangkutan lebih mengetahui ketrampilan belajar yang perlu dikuasai siswa dan biasanya siswa yang kurang menyukai guru dalam mengajarkan sebuah materi kurang bisa maka terkadang siswa melakukan konsultasi pada guru bimbingan dan konseling(curhat) dan kaitan lainya dengan guru bidang studi olahraga yaitu sering membantu tugas guru bimbingan dan konseling dalam menghadapi siswa di sekolah mengenai informasi siswa yang tidak taat pada peraturan sekolah maupun hal-hal lainya yang menyangkut peserta didik.
3. Guru bidang studi olahraga juga mendukung pelajaran/tugas bimbingan konseling di sekolah terbukti dengan bekerjasamanya guru olahraga dengan bimbingan dan konseling. Kerjasamayang dilakukan oleh guru bidang studi olahraga bertujuan mendidik siswa dalam mencerdaskan anak bangsa sebagai penerus di masa yang akan datang, sehingga para generasi muda ini dapat menjawab tantangan dunia
4.   Apabila guru bidang studi olahraga tidak saling berkaitan dengan bimbingan dan konseling. maka akan berakibat tidak baik karena mungkin siswa bisa melakukan hal-hal yang negatif yang bisa merugikan dirinya.seperti merokok, merokok memang identik dengan anak laki-laki namun merokok pada tempatnya merupakan hal yang paling tepat namun kebanyakan siswa di sekolah melakukan itu padahal aturan di sekolah melarang siswanya untuk merokok di lingkungan sekolah entah itu saat pelajaran berlangsung ataupun saat istirahat, bertengkar atau berkelahi yang dilakukan siswa di sekolah merupakan hal yang wajar namun apabila sudah mengancam jiwa orang lain atau melukainya maka akan berakibat buruk bagi keduanya.
5. Bentuk hubungan guru bidang studi dengan bimbingan dan konseling. seperti bersama sama menangani kasus anak-anak yang bermasalah di sekolah seperti membawa hp, kebanyakan siswa sekarang membawa hp yang merupakan salah satu barang teknologi dalam kehidupan sehari hari. Globalisasi yang terjadi saat ini cenderung sangat diikuti oleh masyarakat Indonesia dengan adanya budaya baru yang semakin pesat maka harus ada filter yang memisahkanya sayangnya adanya teknologi yang canggih ini dapat dengan mudah dimanfaatkan oleh generasi muda dalam mengetahui hal-hal yang belum diketahui baik itu dari segi positif maupun negatif sehingga dalam menggunakan hp perlu ada pengawasan dari keluarga maupun sekolah. Berpakaian yang kurang sopan ,trend mode masa kini cenderung meniru para selebritis maupun dunia barat, banyak anak-anak sekarang lebih suka menggunakan pakean yang lebih ketat-ketat dan pendek hal ini kurang baik di lingkungan sekolah. sepatu yang warnanya tidak hitam, merokok, terlambat, membolos, tawuran, perkelahian, dan banyak lagi apabila mengenai siswa jaman sekarang yang lebih meniru gaya orang barat.
6. Kegiatan yang sering dilakukan guru bidang studi olahraga dengan bimbingan dan konseling. Seperti pemeriksaan kelas, Seperti Banyak anak SMA rata-rata  mempunyai hp yang berkamera, hal ini dapat disinyalir terdapat video yang tidak mendidik dan bermoral yang akan merusak siswa yang bersangkutan, tidak memakai sepatu yang hitam, tidak berseragam yang pantas. Membolos pada saat jam pelajaran yang sesungguhnya kerang menguntungkan siswa itu sendiri karena otomatis siswa tersebut tidak mengerti dan memahami materi yang sedang diajarkan, perkelahian  yang dilakukan siswa di sekolah seperti perkelahian karena disebabkan saling mengejek.
7. Keuntungan yang didapat dari bimbingan dan konseling terkait dengan bidang studi olahraga.yaitu arahan kepada anak didik di sekolah. berkaitan dengan bidang studi olahraga dengan bimbingan dan konseling  terutama menitik beratkan pada saling memberi pengertian dengan jalan memberi arahan dan bimbingan bagi siswa yang ada hubungannya dengan materi pelajaran tersebut untuk memberikan makna yang positif bagi kesehatan fisik maupun rohani.

 

BAB IV
                            PENUTUP

A.Kesimpulan

Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa guru bidang studi olahraga berhubungan dengan bk. Hal ini dapat kita lihat pada keaktifan guru bidang studi olahraga dalam membantu guru bimbingan dan konseling di sekolah dalam hal penangganan siswa yang bermasalah seperti merokok, membawa hp ke sekolah, membolos, berkelahi, tidak mentaati tata tertib sekolah dll
Guru bidang studi olahraga tersebut juga melakukan perannya sebagai guru yaitu sebagai informator, mediator dan fasilitator dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah.



















DAFTAR  PUSTAKA

Munib Achmad,2011. Pengantar Ilmu Pendidikan, Semarang, Unnes Press.
Mugiarso Heru, 2011. Bimbingan Dan Konseling, Semarang, Unnes Press.
Hidayatullah Syarif, 2011. Kurikulum Bimbingan Dan Konseling, Semarang.
Estorina,2010.Menilik hubungan guru olahraga dengan bk, Semarang.
Madya, Suwarsih.2006. Praktek Penelitian Tindakan Kelas. http://www.ktiguru.or/index.php/ptk-1.
















Lampiran-Lampiran
1. Instrumen Wawancara Bimbingan Dan Konseling
            Keterkaitan guru olahraga dalam bimbingan dan konseling di sekolah
Ø Apakah yang anda ketahui tentang bimbingan dan konseling di sekolah?
Jawab : Yang saya ketahui tentang bimbingan dan konseling di sekolah adalah salah satu mata pelajaran yang isinya mulai dari motivasi, informasi, mediasi, evaluasi. Sebenarnya bimbingan dan konseling itu dalah bantuan yang diberikan kepada siswa-siswa yang memiliki masalah, agar sisswa mampu menyelesaikan masalah, serta membantu siswa untuk mencari atau mengembangkan bakat yang dimilikinya, tetapi kebanyakan para siswa mengartikan mata pelajaran  bimbingan dan konseling sebagai suatu pelajaran yang isinya menyinggung masalah mulai dari ketertiban, dan kedisiplinan siswa selama di sekolah.
Ø Apakah guru olahraga sering berkomunikasi dengan guru bimbingan dan konseling?
 Jawab : Kalau masalah komunikasi dengan guru bimbingan dan konseling tetap terus saya lakukan, karena kegiatan sekolah mengenai ketertiban biasnya yang mengusulkan adalah bagian bimbingan dan konseling, selain itu juga karena saya wakil dari bagian kesiswaan apabila ada masalah dengan siswa, saya langsung menginformasikan kepada bagian dan konseling.
Ø Seberapa besar guru olahraga saling berkomunikasi dengan guru bimbingan dan       konseling?                                                                                                       
Jawab : Kalau dilihat dari seberapa besar memang tidak dapat di ukur, kita tahu dalam bimbingan dan konseling ada program pengembangan diri, dari hasil kegiatan tersebut saya sebagai guru olahraga meminta data langsung ke bagian bimbingan dan konseling, dari data tersebut kita mengetahui siswa mana yang berminat dan ingin mengembangkan bakat olahraga.
Ø Bagaimana jika guru olahraga tidak saling berhubungan dengan guru bimbingan dan konseling?
Jawab : Sebagai guru olahraga, jika saya tidak berhubungan dengan guru bimbingan dan konseling saya akan kesulitan mencari siswa yang ingin mengembangkan bakat olahraga, untuk menghindari hal itu saya berkomunikasi dengan guru bimbingan dan konseling.


Ø Bagamana bentuk hubungan guru olahraga dan guru bimbingan dan konseling?
Jawab : Bentuk hubungan yang sya lakukan dengan guru bimbingan dan konseling yaitu mulai dari sama-sama menangani kasus anak-anak yang bermasalah di sekolah seperti membawa hp, kebanyakan siswa sekarang membawa hp yang merupakan salah satu barang teknologi dalam kehidupan sehari hari. Globalisasi yang terjadi saat ini cenderung sangat diikuti oleh masyarakat Indonesia dengan adanya budaya baru yang semakin pesat maka harus ada filter yang memisahkanya sayangnya adanya teknologi yang canggih ini dapat dengan mudah dimanfaatkan oleh generasi muda dalam mengetahui hal-hal yang belum diketahui baik itu dari segi positif maupun negatif sehingga dalam menggunakan hp perlu ada pengawasan dari keluarga maupun sekolah.
Ø Kegiatan apa saja yang dilakukan guru olahraga dengan  guru bimbingan dan    konseling?
Jawab : Kegiatan yang sering dilakukan yaitu pemriksaan kelas setidaknya 2 bulan sekali, mulai dari pemeriksaan siswa yang membawa hp yang berkamera, hal ini di sinyalir  terdapat video yang tidak mendidik dan tidak bermoral yang akan merusak siswa yang bersangkutan, tidak memakai sepatu yang berwarna dominan hitam, tidak berseragam lengkap.
Ø Apa keuntungan yang di dapat dari bimbingan dan konseling terkait dengan guru olagraga?
Jawab : Keuntungan yang didapat dari bimbingan dan konseling terkait dengan bidang studi olahraga.yaitu arahan kepada anak didik di sekolah. berkaitan dengan bidang studi olahraga dengan bimbingan dan konseling  terutama menitik beratkan pada saling memberi pengertian dengan jalan memberi arahan dan bimbingan bagi siswa yang ada hubungannya dengan materi pelajaran tersebut untuk memberikan makna yang positif bagi kesehatan fisik maupun rohani.
 








2.Surat keterangan orang yang di wawancarai
 Yang bertanda tangan di bawah ini
Nama                           : Danang Eko Pranowo,S.Pd jas                                                                                            
NIP                             : 19870427 201001 1 006
Tempat tanggal lahir   : Bantul, 27 April 1987
Jenis kelamin               : Laki – laki
Agama                         : Islam
Alamat                                    : Kebumen, Rt 3 Rw 3, Sukkorejo, Kendal
Pekerjaan                     : Guru Penjaskes SMA N 2 Sukorejo Kendal
Menyatakan bahwa mahasiswa unnes dengan
Nama                           : Ukul Chamdani
NIM                            : 6101411114
Prodi                           : Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi
Telah melaksanakan kegiatan wawancara dengan pak Danang Eko Pranowo,S.Pd jas pada hari Jumat tanggal 16 Juni 2012.
Demikian surat pernyataan yang saya buat dengan sebenar-benarnya.
                                                                                                            Narasumber


                                                                                                                           Danang Eko Pranowo,SPdjas









2 komentar:

  1. Blog Yang Bagus... :-)

    Sekilas Info CARA MENDAPATKAN UANG JUTA'AN RUPIAH DARI BLOG Anda.

    Cara Mendapatkan Uang Dari Blog.
    Manfaatkan blog anda untuk menghasilkan uang sampingan hingga juta'an rupiah/bulan. GAJI DIATAS UMR..!!!
    Bagi yang berminat silakan Mendaftar melalui Link Blog dibawah ini.

    Kunjungi Blog kami di http://newkerjaonline2013.blogspot.com/

    BalasHapus